Masa Kecil, dan Motivasi Besar Bagi Kamu yang Ingin Sukses

 

Masa kecil merupakan masa-masa yang sangat menggemaskan sekaligus menyenangkan. Semua orang tentu memiliki pengalaman yang sangat berharga di masa kecilnya. Kenapa dikatakan menggemaskan dan menyenangkan, sebab masa ini merupakan masa di mana kita bebas melakukan apa saja dengan sesuka hati. Terlebih tidak memiliki beban apapun. Tidak memikirkan ini, tidak memikirkan itu, dan yang lainya.

Kita masih polos, artinya belum terpengaruh apapun yang ada di dunia ini. Kita bisa bermain air, bermain lumpur, bermain sepedah, bermain petak kumpet, bermain engrang dan bermain mainan yang menyenangkan.

Di balik masa kecil yang begitu kompleks. Jika kita maknai lebih dalam masa kecil menjadi momen yang sangat berharga dalam kehidupan ini. Sebab di dalamnya banyak mengajari sesuatu hal yang memiliki nilai guna dalam kehidupan shari-hari. Terlebih bagi kamu yang ingin sukses. Ada baiknya menengok masa kecil sebagai pelajaran berhargannya, sekaligus memtik motivasi besarnya. Sebab ada pelajaran dan motivasi itu dapat kamu jadikan bekal dalam memetik sebuah kesuksesa.

Pertama, ketika kecil kita tidak pernah takut dalam melakukan hal baru. Semisal kita melihat kran air. Tanpa memikirkan bagaimana caranya, kita langsung saja memegang kran itu dan mencoba sebisanya untuk mengalirkan airnya. Selain itu juga ketika mendapatkan botol mineral, seketika kita juga akan berusaha membukannya tanpa sebuah teori apapun. Mulai dari digigt, dipukul-pukulkan atau bahkan diputar-putar menggunakan tangannya.

Begitu juga bagi kamu yang ingin sukses, sebab sukses hanya akan lahir dari rahim keberanian memunculkan trobosan baru yang tidak terhitung. Sebab jika kamu hanya melakukan hal yang sama dan cara yang sama itu artinya kamu diam ditempat, dan sulit memetik kesuksesan. Keberanian untuk membuat trobosan menjadi salah satu kunci agar cepat menikmati kesuksesan.

Tidak memiliki cara?, ketika kecil kita tidak memiliki cara. Tapi nyatanya kita bisa membuka botol dan mengalirkan air dari kran. Begitu juga dengan kesuksesan, keberanian adalah cara awal kita untuk menjadi sukses. Sebab keberanian itu akan melahirkan cara baru. Sebab takut hanya akan menjadikan diri kita diam dan berhenti di tempat tanpa memiliki perkembangan apapun.

Kedua, ketika kecil kita tidak mengenal putus asa. Artinya dengan berbagai cara kita lakukan agar apa yang kita harapkan tercapai. Semisal ketika membuka botol. Kita tidak putus asa, menggunakan beragam cara sampai tutup botol itu benar-benar lepas dari ujungnya. Agar impiannya mendapatkan air itu bisa tercapai.

Begitu juga dengan kesuksesan. Orang yang ingin sukses tidak mengenal putus asa sebelum kesuksesan itu bisa tercapai. Menggunakan beragam cara dan usaha agar bisa memetik kesuksesan. Kegagalan, adalah hal yang biasa dan harus kita sikapi sebagai pelajaran dan tidak putus asa untuk memperbaikinya.

Ketiga, anak kecil tidak mengenal sakit. Keberanian yang muncul dalam masa kecil patut dijadikan sebuah pelajaran yang sagat berharga dalam menjalani kehidupan ini. Misalnya saja ketika belajar naik sepedah, anak kecil tidak pernah takut ia jatuh, terpelanting, bahkan mengenai setir sampai tubuhnya berdarah. Ia akan berdiri dan mencobanya sampai ia benar-benar bisa menjalankan sepedah dengan tenang.

Begitu juga dalam meraih kesuksesan, jiwa tahan banting perlu untuk ditumbuhkan. Sebab meraih kesuksesan tidak semudah kita membalikkan telapak tangan. Melainkan ada proses panjang, yang berkelok, menaik, menurun, berlubang dan sebagainnya. Hal itu secara otomasit kita harus merasakan sebuah kegagalan, jatuh dan sakit. Jiwa berani perlu ditanamkan agar kita bisa melewati semua jalan itu. Sebab ketika di jalan berkelok kita jatuh dan kemudian berhenti, itu artinya kita tidak akan mencapai kesuksesan. Misalkan saja tengok ketika masa kecil, saat latihan sepedah kemudian jatuh pertama selanjutnya kita berhenti. Apa yang terjadi, maka selamanya kita tidak akan bisa mengendarai sepedah.

Keempat, anak kecil tidak mengenal kegagalan. Bagaimanapun carannya ia tidak pernah memperhitungkan kegagalan. Pandangan besar yang dimiliki anak ini patut dijadikan tauladan dalam meraih sebuah kesuksesan.

Kegagalan hanya bagi mereka yang takut untuk melakukan sesuatu yang baru, dan takut berdiri lagi ketika jatuh. Tapi kegagalan tidak berlaku bagi mereka yang mau mencoba kegagalan dan terus memperbaikinya dengan tidak terhitung berapa kali ia mencobannya. Sebab hukum kesuksesan hanyalah hukum kali kita berdiri dari sebuah kegagalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *