6 Hal yang Dapat Memotivasimu Takut Jadi Mahasiswa

 

Menjadi seorang mahasiswa bagi sebagian orang adalah sebuah kebangaan tersendiri. Selain itu menjadi mahasiswa adalah impian oleh sebagian orang. Terlebih bagi mereka yang ingin sekali mengembangkan pengetahuan yang ada di dalam dirinya. Menjadi mahasiswa tentu  masuk menjadi bagian rencana hidupnya. Namun, bagi sebagian orang menjadi mahasiswaadalah sesuatu yang menakutkan. Banyak hal yang menjadi faktornya, diantaranya karen biaya yang mahal, hasil akhirnya yang masih sulit mencari pekerjaan, serta takut karena tugas-tugasnya yang kerap menyita banyak waktu dan sebagainnya. Bagi mereka yang memandang demikian, tentu ketika mendengar kata mahasiswa sontak merasa takut dan ogah untuk mengetahuinya lebih dalam. Di balik ketautan itu ada beberapa hal yang harus kamu ketahui, dan hal ini bisa jadi akan mengganti perasaanmu yang takut menjadi perasaan yang senang.

  1. Mahasiswa Memiliki Integritas Tinggi

Mahasiswa merupakan tingkatan yang tinggi dalam sebuah pendidikan. Mahasiswa memiliki integritas tinggi, artinya ketika jadi mahasiswa pemikiran kita perlahan akan terstruktur dalam memahami suatu hal. Menjadi mahasiswa merupakan kesempatan dalam memperbaiki kualitas diri. Artinya banyak hal yang dapat diambol dalam dunia mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri. Mengenai pemikiran hasil yang tidak menentu kembali lagi diri pribadi. Bagaimana bisa memanfaatkan momen mahasiswa, agar menjadi momen yang pas dalam memperbaiki diri. Sehingga hasilnya akan lebih baik.

  1. Mahasiswa Harapan Bangsa

Meskipun bukan hanya mahasiswa yang menjadi harapan bangsa. Namun, akan lebih terfokus bahwa output mahasiswa adalah output yang diharap-harapkan oleh bangsa. Melalui mahasiswa inilah momen pergerakan menuju perbaikan bisa dimulai dengan secara baik. Untuk itulah menjadi mahasiswa tentu bisa menjadi pilihan dalam menjaga dan memperbaiki bangsa ini.

  1. Memiliki Banyak Peluang Kerja

Bagi mereka yang takut jadi mahasiswa karena alasan biaya. Perlu diketahui bahwa jadi mahasiswa justru memiliki peluang kerja. Sebab banyak kesempatan yang dapat menghasilkan uang. Peluang-peluang ini diantaranya yang banyak dilakukan oleh bahasiswa untuk mendapatkan uang adalah; menjadi penulis, menjadi asisten dosen, bisnis online, mengikuti berbagai iven perlombaan, penelitian, dan sebagainnya. Kesemuannya bisa dijadikan pilihan untuk mendapatkan uang untuk hidup sekaligus untuk biaya semester. Untuk itu takut karena biaya bukan menjadi alasan pas, sebab tergantu bagaimana kita mampu bergerak dan memanfaatkan sebaik mungkin agar hasilnya pun bisa baik.

  1. Tugas Sebagai Asah Kopetensi

Bagi kamu yang takut jadi mahasiswa karena takut tugas-tugas, perlu dipahami bahwa tugas bisa menjadi ladang dalam mengasah kompensi. Melalui tugas kita bisa mengetahui banyak hal yang awalnya belum diketahui. Sekaligus tugas hakikatnya melatih kita untuk kerja cerdas. Di era modern sekarang, kerja keras sudah tidak menjadi tren. Sebab sudah terganti dengan kerja cerdas. Untuk itu jangan pernah menganggap tugas menjadi sesuatu yang menakutkan dan menghalangi untuk jadi mahasiswa. Sebab tugas bisa menjadi sesuatu yang sangat berguna dalam mengembangkan potensi diri kita.

  1. Banyak Relasi

Selain itu jadi mahasiswa bisa menambah relasi. Kamu bisa memiliki banyak teman dari berbagai daerah. Sebab umumnya ketika menjadi mahasiswa kebanyakan berasal dari dari jauh, lintas daerah bahkan sampai lintas negara. Untuk itu ketika jadi mahasiswa sekaligus kamu  bisa mengembangkan relasi yang kedepannya bisa berguna. Misal ingin menjadi pengusaha, relasi itu bisa dimanfaatkan dalam mengembangkan usahannya. Untuk itu tidak ada yang perlu ditakuti menjadi mahasiswa.

  1. Ilmu Sepanjang Hayat

Selanjutnya yang kerap menghantui banyak orang ketika menjadi mahasiswa, khususnya mereka yang lahir dari desa. Menjadi mahasiswa menjadi sebuah tantang tersendiri. Sebab sering di sindir oleh tetangga-tetangga “alah paling yo macul” (alah paling akhirnya ya mencangkul) sebuah sindiran yang menganggap bahwa kuliah itu tidak berguna. Sindiran ini yang tidak sedikit pula bisa membuat ciut orang yang hendak kuliah. Sebab ia sudah terbayang-bayang esoknya jadi apa.

Untuk menepis ketakutan itu perlu dipahami bahwa ilmu itu sepanjang hayat. Artinya sampai kapanpun ilmu itu akan berguna. Jika tahun ini belum bisa menemukan fungsinya dengan baik, bisa jadi di tahun ke depannya ilmu yang dimiliki bisa berguna bagi orang lain. Selain itu untuk menepis ketakutan ini perlu ketekunan dan keuletan ketika menjadi mahasiswa, agar diakhir ilmu kita benar-benar tertanam dalam diri dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *