5 Alasan Kamu Tidak Perlu Minder Ketika Merasa Teman-Teman Lebih Pintar

 

Minder merupakan sifat alamiah yang ada dalam manusia. Minder ini dapat terjadi karena berbagai hal, misalnya karena kecantikan, kekayaan, dan kecerdasan. Berkaitan dengan kecerdasakan mungkin anda sering mengalami ketika sedang berkumpul merasa paling rendah. Tentu hal itu tidak anda alami saja, di luar sana banyak orang yang mengalami hal yang sama.

Perasaan minder ini mungkin akan membuat anda secara perlahan menjauh, menghindar dan tidak jarang mundur secara perlahan dari pergaulan. Selain itu, perasaan kurang diperhatikan atau tidak dianggap sering hingga dalam diri anda. Tentu hal ini terkadang hanya perasaan saja karena anda terlalu berlebih menganggap kurang pandai di antara teman-teman. Justru dari minder inilah yang nantinya akan membuat anda jauh lebih tidak berkembang. Mengapa demikian? perasaan selalu merasa di bawah akan menjadi sumbu motivasi semakin melemah. Untuk itu, penting mengatahui alasan tidak perlu minder ketika merasa teman-teman anda lebih pintar.

  1. Orang Lain Tidak Tahu Akan Nasib Anda Kedepan

Jangan pernah bepikir ketika anda merasa tidak pintar di hadapan teman-teman justru akan gagal dalam kehidupan. Pemikiran yang demikian jelas sebuah kesalahan yang fatal dan besar. Justru dari pemikiran inilah yang akan menghambat anda untuk tidak berkembang karena fokus oleh kelemahan anda. Penting untuk anda catat keberhasilan dalam kehidupan tidak saja ditentukan oleh kepandaian, tetapi bagaimana skill, kemampuan sosial, dan juga analisis tentang perubahan zaman. Dengan memegang hal itu dijamin anda akan jauh lebih percaya diri.

  1. Anda Akan Semakin Terfokus Untuk Berubah

Ketika anda merasa tidak pintar di hadapan tema-teman tentu tidak saja behenti menunggu teman membagikan ilmunya. Tetapi, mencari bagaimana anda dapat untuk mengejar akan keilmuan itu. Inilah yang akan membuat anda akan semakin fokus untuk berubah. Pikiran akan semakin terkuras untuk berlajar dan mengejar ketertinggalan. Pemikiran inilah yang justru akan semakin mendewasakan anda dalam berproses. Untuk itu, penting memahami bahwa minder terlalu berlebih itu bukan perilaku yang baik.

  1. Belajar Menerima

Saat anda merasa kurang pintar dihadapan teman-teman jangan mudah marah dan tersinggung. Marah dan tersinggung inilah yang akan membuat anda semakin tidak nyaman untuk berbuat. Pikiran akan dipenuhi cara untuk menjegal dan membalas kepada teman-teman anda yang lebih pintar. Hal ini hanya sebuah perasaan saja. Tentu yang penting untuk dilakukan adalah belajar untuk menerima. Menerima di sini bukan berarti pasrah tetapi berusaha ikhlas dan selanjutnya berbuat. Karena menerima saja tidak cukup perlu untuk berbuat agar menjadi jauh lebih bernilai.

  1. Tidak Ada Kepandaian yang Instan

Jangan merasa minder ketika berada di dekat orang yang lebih pintar. Terlebih berpikiran bahwa kepandaian yang ada dalam tubuhnya merupakan bawaan sejak lahir. Penting untuk dipahami pintar itu perlu sebuah proses panjang. Tidak instan seperti anda memasak nasi yang beberapa jam dapat dinikmati. Teman-teman anda yang pintar sama halnya dengan itu, kepandaian yang didapat karena usaha dan kerja keras. Untuk itu, anda jangan merasa minder karena pandai dapat didapatkan dengan usaha dan belajar. Semua orang memiliki pontensi untuk pintar dan semua orang berhak untuk menjadi orang pinter serta hebat.

  1. Mengasah Kemampuan Diri Dari Pada Anda Iri

Seringkali yang terjadi ketika berhadapan dengan teman yang jauh lebih pintar adalah memiliki sifat iri. Iri inilah yang ketika terus dilakukan akan tidak baik dalam perjalanan kehidupan anda. Karena semakin lama terpenjara oleh rasa iri ini akan semakin lama pula anda untuk bangkit dari keterpurukan. Sebenarnya iri inilah yang membuat anda terpuruk dan tidak terfokus untuk berubah. Mulai sekarang jangan merasa iri kepada teman yang lebih pandai dari anda. Buang semua perasaan itu, terpenting berpikir bagaimana untuk mengembangkan kemampuan. Dengan cara mengambangkan kemampuan inilah yang akan membuat anda semakin yakin bahwa anda bisa. Penting juga untuk dipahami bahwa tidak anda sendiri yang mengalami hal itu. Di luar sana banyak orang yang senasib, yang menjadi pembeda adalah mereka segara terbangun, belajar dan bangkit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *